Kamis, 28 Maret 2013

All about me

Tentang saya. saya, 24 tahun. Melankolis dominan. seorang pribadi yang sensitif. rentan sakit hati, begitu kata sahabat terdekat sy. tidak salah sepertinya. saya kadang hanya tidak mengerti, apa ada yang salah dengan pribadi yang sensitif? apa ada yang salah dengan sifat tertutup? bukankah, gag semua orang harus menjadi eksis atau populer seperti kalian? selama sensitif atau tertutup itu nggak menyalahi orang lain, tidak merugikan orang lain, dimana letak salahnya? sy gag harus kan membagi tentang hidup sy dengan kalian kan? yang sy yakin hanya akan kalian "kritisi". selama sy nggak merugikan kalian, kalian nggak ber-hak mengatakan sy "angel". sy diam, saya menjaga jarak, semua itu sy lakukan hanya karena sy ingin lebih menjaga diri, untuk tidak berkata/ banyak bicara, karena takut siapa tahu kata-kata yang keluar justru bisa melukai hati orang lain, sy membatasi interaksi, hanya karena sy tidak ingin mengusik prinsip orang lain. pun sy. sy punya prinsip hidup sendiri. yg sy yakini. tidak, kalian tidak perlu memahami. tidak perlu tau atau mengerti. yang perlu kalian lakukan, tolong jangan mengusik hidup sy. karena sy'pun nggak ingin mengusik hidup kalian. kalian adalah kalian. dan saya adalah sy. sy nggak harus menjadi kalian bukan?
mari, saling menjaga perasaan. jika tidak ingin dilukai, tolong jangan melukai. ini hidup sy. bukan hidup kalian.

Minggu, 20 Januari 2013

Optimalisasi Kecerdasan Anak Sejak Dini dengan Pemberian Stimulasi dan Nutrisi yang tepat pada Anak (Part 2 )

   
2.    Optimalkan Kecerdasan Anak ( Periode Emas )

Menurut Teori psikologi, setelah kelahiran bayi, maka usia yang paling penting dalam pertumbuhan otak anak adalah usia 0 – 2 tahun. Periode inilah yang disebut periode emas. Dalam periode ini terjadi perkembangan saraf otak yang tercepat. Selanjutnya memang terus terjadi perkembangan hingga anak berusia 5 tahun, namun tidak secepat pada usia sebelumnya. Pada masa emas inilah ASI merupakan asupan gizi yang terbaik untuk anak. Karena itulah Islam menganjurkan Ibu untuk menyusui selama 2 tahun penuh. Seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an :

Para Ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan...” (QS. Al Baqarah : 233)

ASI memiliki keunggulan yang luar biasa. Selain mengandung DHA dan zat-zat makro yang penting, ASI dilengkapi pula dengan spectrum vitamin dan mineral yang lengkap. Selain itu, ASI juga mengandung unsur-unsur pertumbuhan non-zat gizi, hormon dan unsur-unsur yang bersifat melindungi tubuh, seperti immunoglobulin A (IgA). Zat ini perlu untuk  membantu kekebalan tubuh bayi. Selain itu, manfaat terpenting memberikan ASI ekslusif adalah untuk menjalin ikatan batin yang kuat antara Ibu dan anak.

Cukupi Kebutuhan Otak Anak
Generasi unggul tidak tumbuh dengan sendirinya. Laju tumbuh kembang dan tingkat inteligensia seorang anak sebenarnya tidak dipengaruhi oleh faktor keturunan saja. Ada tiga faktor yang saling memengaruhi, yaitu genetik atau keturunan, faktor lingkungan, dan faktor gizi.Faktor genetik, meski tidak bisa kita ubah, hanya berkontribusi sekitar 30 persen saja. Sisanya, faktor gizi dan lingkungan (pengasuhan dan stimulasi), bisa dirangsang sebelum dan sesudah si kecil lahir. Meskipun ada banyak teori yang dikemukakan oleh para ahli mengenai makanan bagi otak, namun pada prinsipnya kebutuhan otak ada dua yaitu oksigen dan nutrisi makanan. Enfagrow A+, dengan kandungan nutrisi yang lengkap cukup untuk memenuhi asupan nutrisi yang diperlukan untuk kebutuhan Otak Anak dan tumbuh kmbang anaktumbuh kembang anakhttp://www.meadjohnson.co.id/our-brands/enfa/enfagrow-aBerikut ini merupakan kandungan nutrisi yang terdapat dalam enfagrow A+Enfagrow A+ : 



"Enfagrow A+ dengan Enfa A+ Formula, yaitu komposisi unik ALA, DHA, Prebiotik Fos & Gos, Kolin dan Biotin "

Manfaat DHA untuk usia 0 – 6 bulan, bayi memiliki koordinasi mata-tangan yang lebih baik daripada bayi yang tidak mendapat asupan yang cukup.  Sedangkan manfaat untuk usia 6 bln – 2 tahun adalah DHA meningkatkan produksi hormon penting untuk pertumbuhan otak yang pesat pada usia ini.
Sedangkan Kolin adalah asam amino saturasi yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan berperan dalam pembentukan membran sel untuk penyampaian sinyal didalam sistem saraf dan tranmisi saraf kolinergis. Kolin juga memegang peranan dalam berbagai sitem kognisi didalam otak. Kolin adalah prekursor kimia atau ”balok pembangun” yang dibutuhkan untuk neurotransmitter acetylcholin yang telah terbukti oleh penelitian membantu dalam perkembangan memori dan kecerdasan (Anonymous, 2010).
Selain faktor gizi, masih ada faktor Lingkungan dan Stimulus yang mempengaruhi Kecerdasan Otak Anak.
Lingkungan
Para pakar perkembangan anak menegaskan bahwa lingkungan merupakan salah satu elemen penting untuk kecerdasan bayi. Bayi yang dibesarkan di lingkungan yang penuh kasih sayang dan aman akan memiliki emosi yang baik. Sebuah studi menemukan bahwa anak yang mengalami masalah dalam kehidupan awalnya memiliki otak yang ukurannya 30 persen lebih kecil daripada anak yang normal.
Pemberian Stimulus
Setelah lahir, stimulasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan koneksi otaknya. Stimulasi pada usia dini bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat menyusui, menggendong, memandikan, atau memakaikan baju. Stimulasi pada bayi berusia kurang dari tiga bulan dilakukan dengan mengupayakan rasa aman dan nyaman, misalnya dengan memeluk, menatap mata, atau mengajak berbicara
Stimulasi yang bervariasi dalam suasana yang menyenangkan tidak hanya memacu berbagai aspek kecerdasan anak, tetapi juga membuat anak bahagia. Itu sebabnya, Ita menekankan relasi yang dekat antara orangtua dan anak
Berikut tahapan pemberian stimulasi yang dapat Orang tua berikan menurut anjuran dr. Koesnadi Rusmil, Sp.A (K)
Usia 0-3 bulan.
Stimulasi dilakukan dengan mengupayakan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan.  Antara lain dengan memeluk, menatap mata bayi, mengajak tersenyum, dan berbicara. Anda juga bisa merangsang indera penglihatan dan pendengaran dengan cara membunyikan mainan berbunyi atau berwarna mencolok.
Usia 3-6 bulan.
Di usia ini stimulasi ditambah dengan bermain “cilukba”. Bayi dirangsang untuk tengkurap, telentang, bolak- balik, serta duduk.
Usia 6-9 bulan.
Ajak anak bersalaman, memanggil namanya, dibacakan dongeng, serta dirangsang untuk berdiri.
Usia 9-12 bulan.
Rangsang kreativitasnya dengan cara mengajak ia bermain balok atau memasukkan mainan ke wadah. Ajar anak menyebut mama-papa, ibu-ayah, atau kakak.
Usia 12-18 bulan.
Biarkan anak berlatih mencorat-coret dengan pensil warna, bermain boneka, belajar berjalan, menendang bola, serta menggunakan alat makan.
Usia 18-24 bulan.
 Anak distimulasi dengan menanyakan, menyebutkan, dan menunjukkan bagian tubuh, mengenal nama binatang dan benda-benda di sekitar rumah. Rangsang kecerdasan bicara anak dengan mengajaknya bicara tentang kegiatan sehari-hari atau kegiatan mendongeng.
Usia 2-3 tahun.
Ajari anak mengenal konsep ukuran besar dan kecil, di dalam dan luar, mengenal warna, menyebutkan nama teman-temannya. Anak juga sudah bisa diajari menggunakan toilet (toilet training).
Usia 3-4 tahun.
Setelah usia tiga tahun, kegiatan stimulasi diarahkan untuk mempersiapkan anak memasuki dunia sekolah. Misalnya mengajari anak memegang pensil atau mewarnai gambar. Orangtua juga bisa menjadikan kegiatan makan bersama sebagai sarana untuk mengenalkan balita pada variasi makanan dan membiasakan keterampilan makan yang baik.
Masih banyak lagi stimulasi-stimulasi yang dapat orang tua berikan sesuai kondisi anak dan lingkungan.
3.    Stimulasi dini dapat merangsang kecerdasan multiple
Menurut beberapa ahli, kecerdasan awal yang harus dimiliki oleh anak adalah kecerdasan bahasa, karena dengan bahasa segala informasi yang masuk ke dalam otak anak dapat di proses dengan baik dan diterima dengan pemahaman yang utuh dan benar.
Menurut Howard Gardner, pencetus Multiple Intelligence, kecerdasan berbahasa meliputi empat elemen penting, yaitu mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Nah, pemberian stimulus sejak dini inilah yang sangat berpengaruh pada kemampuan verbal / bahasa anak.
Bahasa pada bayi berkembang melalui beberapa tahapan umum :
·         Mengoceh ( 3 – 6 bulan )
·         Kata pertama yang di pahami ( 6 – 9 bulan )
·         Instruksi sederhana yang di pahami ( 9 – 12 bulan )
·         Kata pertama yang di ucapkan ( 10 – 15 bulan )
·         Penambahan dan penerimaan kosa kata ( lebih dari 300 kosa kata pada usia 2 tahun)
·         Tiga tahun selanjutnya kosa kata akan berkembang pesat lagi
Setelah kecerdasan berbahasa berkembang dengan baik, maka insyaallah kecerdasan lainnyapun akan ikut berkembang. Kecerdasan yang lain adalah kecerdasan logika/matematika, kecerdasan spasial/visual, kecerdasan tubuh/kinestik, kecerdasan musical/ritmik, kecerdasan intrapersonal, dan kecerdasan naturalis/alam.
Demikian informasi mengenai pemberian nutrisi dan stimulasi dini yang tepat untuk kecerdasan otak anak. Dengan nutrisi tepat seperti yang terdapat dalam EnfaMama A+, EnfaGrow A+, lingkungan yang baik dan Stimulasi yang tepat semoga anak-anak bisa tumbuh cerdas, shalih dan shalihah sesuai harapan kedua orangtuanya.


Referensi:
Al Qur’an
Setiadi, Budi. Menembus Batas. 2011. Ziyad Books
Handayani,Sri. Selamat Anda Akan Menjadi Ibu. 2008. Mizan
Kitab Riyadush Shalihin

Optimalisasi Kecerdasan Anak Sejak Dini dengan Pemberian Stimulasi dan Nutrisi yang tepat pada Anak


Anak merupakan anugrah yang ternilai bagi kedua orang tua. Anak juga merupakan investasi dunia dan akherat untuk kedua orang tuanya. Memiliki anak yang shalih, shalihah dan cerdas tentu merupakan impian setiap orang tua. Tentunya untuk mewujudkan impian itu harus melalui proses yang sangat panjang dan sabar. Dengan mendidik anak sejak dini. Bahkan dimulai sejak memilih pendamping hidup. Ya, mendidik anak bisa dimulai dari memilih pasangan. Kriterianya spiritualitas dan mentalitas yang baik, tepat, dan siap untuk berumah tangga. Terutama dalam memilih Istri. Sebab istri adalah ibarat ladang dimana bibit-bibit nanti akan disemaikan. Mendidik anak layaknya menyemaikan bibit yang kita inginkan menjadi tanaman seperti yang kita dambakan. Bibit-bibit itu bisa kita dapatkan dalam keadaan istimewa, biasa saja, atau bahkan kurang baik, terkait dengan segala fenomena biologis yang mengenainya. Penyemaian bibit-bibit itulah yang harus memutar akalnya untuk mendapatkan cara yang paling baik untuk memelihara dan merawat bibit-bibit itu dengan segala karakteristiknya. Tentu, hal itu membutuhkan kesabaran yang mungkin tak pernah habis harus dicurahkan.
1.    Mendidik Anak Sejak dalam Kandungan / Masa keHamilan
Betapa bahagyanya pasangan yang mendapatkan berita mengenai kehamilan. Apalagi untuk seorang Istri. Menjadi kebahagyaan tersendiri bagi Ibu hamil, karena semua tugas mulia yang ada di pundaknya senilai dengan pahala jihad di jalan Allah. Bahkan masih di gambarkan pula sebagai seorang yang berpuasa sambil berjihad.  Seperti yang tertulis dalam hadist berikut ini :
Tidakkah seseorang di antara kamu (para perempuan) merasa ridha jika ia hamil dari benih suaminya dan suaminya bangga dengan kehamilannya itu, bahwa wanita tersebut mendapat pahala sama dengan seorang prajurit yang puasa ketika berperang di jalan Allah (jihad) ; dan bila wanita tersebut menderita sakit sewaktu melahirkan, maka betapa kegembiraan yang dirasakannya dengan lahirnya buah hatinya yang tidak diketahui penghuni langit dan bumi.” (HR. Ibu al-‘Atsir)
Tahukah Ibu, bahwa pahala orang yang berjihad dan syahid itu adalah masuk syurga dan boleh memilih 70 dari orang-orang yang dicintainya untuk ikut bersamanya di surga. Subhanallah! Senang bukan?
Nah, sebagaimana yang kita ketahui, secara umum Ibu hamil akan mengalami tiga fase masa kehamilan yaitu trimester pertama, trimester kedua dan trimester ketiga. Semakin besar fase yang dilalui, berarti pertumbuhan janin juga semakin besar. Begitu juga semakin bertambah usia kehamilan, berat badan Ibu juga naik dengan cukup pesat. Berikut gambaran jumlah kenaikan berat badan Ibu dan janin, serta pendukung kehamilan lainnya.

Keterangan
Rata-rata kenaikan
Janin :

Janin
3,5 kg
Plasenta
1 – 1,5 kg
Air Ketuban
1 – 2 kg
Ibu :

Darah
2 – 2,5 kg
Rahim dan Payudara
1,5 – 2 kg
Lemak
1,5 – 3 kg
Cairan tubuh
1,5 – 2 kg

Banyak pakar psikologi menyatakan bahwa saat bayi dalam kandungan sebenarnya sudah bisa berkomunikasi dan menerima rangsangan dari luar, terutama dari Ibunya.  Dalam pendidikan pranatal, ibu diarahkan untuk membantu perkembangan otak janin sehingga otaknya mengalami rangsangan dan neuron mengalami sambungan-sambungan yang pesat.
Cikal bakal otak mulai terbentuk pada minggu ketiga kehamilan berupa lempeng saraf, berubah menjadi tabung saraf pada minggu keempat dan mulai terbentuk otak besar, batang otak, otak kecil dan medulla spinalis pada minggu kelima kehamilan.  Kondisi fisik, kesehatan dan psikis Ibu sangat mempengaruhi kepribadian anak nantinya. Karena itu pemenuhan gizi seimbang dan nutrisi Ibu hamil sangat dibutuhkan dalam masa kehamilan ini. 

Apa saja kebutuhan zat gizi yang harus dipenuhi ibu hamil?

A.    Energi
Makanan yang mengandung Karbohidrat. Seperti : nasi, jagung, roti, ubi dll. Energi dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang janin. Proses pembentukan sel-sel baru, pengaliran makanan dari pembuluh darah ibu ke pembuluh darah bayi melalui plasenta dan pembentukan enzim serta hormon yang mengatur pertumbuhan bayi. Jumlah energi yang dibutuhkan Ibu hamil adalah 2885 kkal perhari.
B.     Protein
Protein terdapat dalam daging, ikan, telur, kacang-kacangan dll. Protein penting bagi pembentukan jaringan tubuh bayi dan penambahan jaringan tubuh ibu.
C.     Vitamin
D.    Kalsium
Kalsium banyak terdapat pada ikan laut, ikan teri, susu segar, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Kalsium penting untuk pembentukan tulang dan gigi bayi.
E.     Zat besi
Zat besi terdapat dalam daging, hati dan sayuran hijau. Janin yang sedang berkembang membutuhkan zat besi untuk persediaan darahnya yang juga sedang berkembang. Plasenta yang terdiri atas pembuluh darah yang sangat kecil juga membutuhkan zat besi.
F.      Air
Air bertindak sebagai pelarut, pendingin, pelembab dan transportasi juga untuk melancarkan metabolisme tubuh.

Selain kandungan di atas, masih ada beberapa kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh Ibu hamil. Seperti yang terdapat dalam susu Ibu hamil EnfaMama A+.  

EnfaMama A+ http://www.meadjohnson.co.id/our-brands/enfa/enfa-mama-a EnfaMama A+mendukung ibu hamil untuk memenuhi kecukupan gizi selama periode penting ini. Berikut kandungan gizi yang terdapat dalam EnfaMama A+ :

"EnfaMama A+ mengandung Asam Linolenat (ALA) , DHA, Kolin, Biotin, Tembaga dan Klorida yang diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Ibu dan si kecil selama masa kehamilan dan menyusui".

Berikut ini beberapa penjelasan manfaat dari kandungan nutrisi yang terdapat dalam EnfaMama A+.
·         Asam Linolenat
Asam linoleat (LA = linoleic acid) ini merupakan asam lemak tidak jenuh yang tidak bisa disintesis oleh tubuh kita, disebut asam lemak esensial, dan karenanya perlu diberikan dari luar melalui makanan. Dalam formula susu, biasanya ditambahkan asam linoleat yang sering disebut juga omega 6.  asam linoleat atau omega 6 diharapkan nantinya akan diubah menjadi AA (asam arachidonat ) di dalam tubuh.  Asam arachidonat adalah salah satu jenis asam lemak omega-6, yang banyak dijumpai pada membran sel, dan merupakan senyawa yang penting dalam komunikasi antar sel dan menjadi senyawa prekursor (penyusun) bagi senyawa-senyawa penting lainnya dalam tubuh.
·         DHA
DHA adalah singkatan dari docosahexaenoic acid. Senyawa ini merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3, yang banyak dijumpai di otak dan retina mata, sehingga sangat penting untuk fungsi penglihatan. Selain itu manfaat DHA selama hamil bisa meningkatkan IQ anak hingga usia 4 tahun
·         Kolin
Kolin adalah amino saturasi yang dibutuhkan tubuh untuk membangun struktur dan berperan dalam pembentukan membran sel untuk penyampaian sinyal di dalam sistem saraf dan transmisi saraf kolinergis. Kolin juga memegang peranan dalam berbagai sistem kognisi di dalam otak. Nutrisi bernama kolin ini bisa menurunkan risiko anak mengalami penyakit yang berhubungan dengan stres dan kondisi kronis lainnya di kehidupannya kemudian hari.

Selain dari pemenuhan gizi dan nutrisi untuk pertumbuhan janin, pemberian stimulus saat dalam kandungan akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak dan kecerdasan otak janin. Karena itu Ibu dianjurkan melakukan komunikasi sejak bayi dalam kandungan, misalnya dengan mengajak bicara janin, memperdengarkan tilawah / murotal Al-Qur’an dan mendengarkan musik klasik. Selama ini, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara musik dengan janin. Penelitian membuktikan bahwa musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotient) dan EQ (Emotional Quotient).

Ketika si kecil sudah lahir jangan sampai lupa untuk melaksanakan sunnah Rasulullah yakni mengadzani telinga bayi anda yang sebelah kanan dan mengiqomati telinganya yang sebelah kiri. Seperti sabda Rasulullah berikut ini :

Rasulullah bersabda ‘Barang siapa yang dilahirkan seorang bayi baginya, kemudian ia mengucapkan adzan di telinga kanan si bayi dan iqamah shalat di telinga kirinya, maka ia tidak akan diganggu oleh jin dan penyakit” (HR. Al-Baihaqy)

--bersambung--

Kamis, 13 Desember 2012

CookiNg Time!!! Es Pisang Ijo ^___^


Bahan-Bahan Es Pisang Ijo :

  • 40 gram tepung beras
  • 1/2 sendok teh garam
  • 300 ml air
  • 100 ml air daun suji
  • 3 tetes pewarna hijau
  • 175 gram tepung beras
  • 5 buah pisang raja yang tua
  • es serut
  • sirup merah
Bahan Saus :
  • 650 ml santan
  • 50 gram tepungh terigu
  • 75 gram gula pasir
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam
Cara Membuat Es Pisang Ijo :
  1. Aduk tepung beras, garam, air, air daun suji, pewarna hijau lalu rebus sambil diaduk sampai mendidih, angkat.
  2. Tambahkan tepung beras, aduk rata lalu aduk lagi sampai kalis(tidak lengket). Tipiskan adonan, balutkan pada pisang hingga tertutup.
  3. Kukus pisang selama 20 menit. Angkat dan sisihkan.
  4. Rebus bahan saus sampai mendidih, angkat lalu dinginkan.
  5. Potong-potong pisang hijau, tuangkan saus, es serut, dan sirup merah.

Yuk..Baca Pentingnya Kenapa Muslimah harus ber-Hijab?




بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ


Wahai Ukhti Muslimah rahimakumullah,

Artikel ini adalah sebagai kelanjutan daripada Catatan kami sebelumnya (Wahai Ukhti, peliharalah dirimu..)yang khusus mengupas masalah prinsip bagi wanita shalihah namun yang akhir-akhir ini sering kali terabaikan yaitu tentang Tabarruj serta betapa penting ber-hijab bagi kaum wanita Muslimah.

Sesungguhnya perhatian islam terhadap wanita muslimah sungguh sangat besar agar mereka dapat menjaga kesuciannya, serta supaya menjadi wanita yang mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi di sisi-Nya.Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri).

Inipun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sorotan mata.
Keutamaan Hijab

Hijab itu adalah merupakan ketaatan kepada Allah dan Rasul. Allah SWT telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah SWT:
  • "Wamaa kaana limu'minin walaa mu'minatin idzaa qadaa allaahu warasuuluhu amran an yakuuna lahumu alkhiyaratu min amrihim waman ya'shi allaaha warasuulahu faqad dhalla dhalaalan mubiinaan "
"Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak pula bagi perempuan yang mu'minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata." (Q.S. Al-Ahzab [33] : 36)

Allah Subhanahu wa Ta'ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab, sebagaimana firman-firman-NYA:
  • "Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya." (Q.S An-Nur: 31)
  • "Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah." (Q.S. Al-Ahzab: 33)
  • "Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri­istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka." (Q.S. Al­Ahzab: 53)
  • "Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." (Q.S. Al­Ahzab: 59)
Rasulullah SAW bersabda: "Wanita itu aurat" maksudnya adalah bahwa seluruh tubuh wanita (kecuali wajah dan kedua telapak tangannya) adalah aurat, oleh karenanya kaum wanita yang beriman, harus menutupi tubuhnya.

Hijab itu 'iffah...

Allah SWT menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ) ~ 'Iffah (menahan diri dari maksiat).

Allah SWT berfirman:
  • "Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu." (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan buruk (dosa), "karena itu mereka tidak diganggu". Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah "karena itu mereka tidak diganggu" sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.
Hijab itu kesucian..

Allah SWT berfirman: ~ "Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri­istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka." (Q.S. Al­Ahzab: 53)
Allah SWT menyifati hijab sebagai simbol kesucian bagi hati orang-orang mu'min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya,.

Allah SWT berfirman: ~ "Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeingin anlah orang yang ada penyakit dalam hatinya." (Q.S. Al-Ahzab: 32)

Hijab itu pelindung..

Rasulullah SAW bersabda:
  • "Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan"
Sabda beliau yang lain:
  • "Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya." ~ Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.

Hijab itu taqwa...

Allah SWT berfirman:
  • "Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada-mu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik." (Q.S. Al-A'raaf: 26).

Hijab itu Iman:


Allah SWT tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman:
  • "Dan katakanlah kepada wanita yang beriman." (Q.S. An-Nur: 31).
Allah SWT juga berfirman:
  • "Dan istri-istri orang beriman." (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu'minin, Aisyah ra dengan pakaian tipis, beliau berkata:
  • "Jika kalian wanita- wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita- wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu."

Hijab itu haya' (rasa malu)

Rasulullah SAW bersabda:
  • "Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu."
Sabda beliau yang lain:
  • "Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga."
Sabda Rasul yang lain:
  • "Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat."

Hijab itu ghirah ( perasaan cemburu)

Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya.

Ali bin Abi Thalib ra berkata:
  • "Telah sampai kepadaku bah wa wanita- wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang `ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu."

Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, Shalawat dan Salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassallam beserta keluarga, para Shahabat, para tabi'in, tabi'ut tabi'in dan para penerus perjuangan Beliau hingga akhir zaman.